Secara bahasa, marfu berarti sesuatu yang diangkat atau disandarkan. Dalam ilmu hadis, istilah marfu digunakan untuk hadis yang penyandarannya sampai kepada Nabi Muhammad ﷺ.
Sebuah hadis disebut marfu apabila riwayat tersebut menunjukkan bahwa perkataan, perbuatan, persetujuan, atau sifat tertentu berasal dari Rasulullah ﷺ, baik sanadnya bersambung maupun tidak. Penilaian kualitas hadis tersebut tetap membutuhkan penelitian terhadap sanad dan matannya.
Bentuk hadis marfu
- Qauliyah, yaitu hadis berupa perkataan atau sabda Rasulullah ﷺ.
- Fi'liyah, yaitu hadis yang menjelaskan perbuatan Rasulullah ﷺ.
- Taqririyah, yaitu sesuatu yang dilakukan atau dikatakan oleh sahabat kemudian disetujui oleh Rasulullah ﷺ.
- Sifat, yaitu riwayat yang menjelaskan sifat fisik atau akhlak Rasulullah ﷺ.
Rangkaian periwayatan hadis marfu
Hadis marfu memiliki penyandaran akhir kepada Rasulullah ﷺ melalui rangkaian para perawi yang meriwayatkannya.
- Rasulullah ﷺ
- Shahabat
- Tabi'in
- Tabi'ut Tabi'in
- Perawi
- Penyusun Hadis
مَا أُضِيْفَ إِلَى النَّبِيِّ ﷺ مِنْ قَوْلٍ أَوْ فِعْلٍ أَوْ تَقْرِيْرٍ أَوْ صِفَةٍ
Hadis marfu adalah hadis yang disandarkan kepada Nabi ﷺ berupa perkataan, perbuatan, persetujuan, atau sifat beliau.
Pembahasan istilah hadis marfu dalam ilmu hadis