Berdasarkan Kelompok Perawi

Apa Itu Kadzaab / Pendusta?

كَذَّاب

Kadzaab atau pendusta adalah perawi yang dikenal melakukan kebohongan dalam periwayatan hadis, sehingga riwayatnya tidak dapat dijadikan sebagai hujjah.

Dalam ilmu hadis, kadzaab adalah salah satu tingkatan perawi yang memiliki cacat berat dalam hal kredibilitas. Seorang perawi yang terbukti berdusta dalam periwayatan tidak dapat dipercaya untuk membawa berita dari Nabi ﷺ.

Pengertian Kadzaab

Kadzaab secara bahasa berarti orang yang banyak berdusta. Dalam kajian ilmu hadis, istilah ini digunakan untuk menyebut perawi yang dikenal sebagai pendusta atau terbukti melakukan kebohongan dalam menyampaikan riwayat.

Riwayat yang berasal dari perawi seperti ini tidak diterima oleh para ahli hadis karena hilangnya kepercayaan terhadap kejujuran penyampai berita.

Kedudukan perawi pendusta

Kejujuran merupakan salah satu syarat utama dalam penerimaan riwayat. Apabila seorang perawi diketahui berdusta, maka riwayatnya tidak dapat digunakan sebagai dasar dalam menetapkan keabsahan sebuah hadis.

Perawi pendusta berbeda dengan perawi yang hanya lemah hafalannya. Cacat pada pendusta berkaitan dengan sifat amanah dalam menyampaikan berita, sehingga tingkat kelemahannya lebih berat.

Pengaruh terhadap hadis

Hadis yang diriwayatkan oleh perawi pendusta tidak diterima sebagai hadis yang dapat dijadikan hujjah. Para ulama hadis memberikan perhatian besar terhadap kredibilitas setiap perawi untuk menjaga keakuratan periwayatan.

كَذَّاب

Perawi yang dikenal berdusta tidak diterima riwayatnya karena hilangnya sifat amanah dalam penyampaian hadis.

Pembahasan jarh wa ta'dil dalam ilmu hadis
← Kembali ke Dasar Ilmu Hadis