Istilah mastur berarti tertutup atau tidak diketahui secara lengkap. Dalam ilmu hadis, istilah ini digunakan untuk menyebut perawi yang dikenal keberadaannya, tetapi belum terdapat cukup informasi mengenai penilaian terhadap kualitas dirinya sebagai perawi hadis.
Pengertian Majhul Al Haal
Perawi mastur berbeda dengan perawi yang tidak diketahui identitasnya. Nama, nasab, atau keberadaannya dapat diketahui, tetapi para ulama belum memiliki informasi yang cukup mengenai sifat adil dan tingkat ketelitiannya dalam meriwayatkan hadis.
Kedudukan perawi mastur
Para ulama hadis memiliki pembahasan mengenai penerimaan riwayat dari perawi mastur. Sebagian ulama menerima riwayatnya dengan syarat tertentu, sementara sebagian lainnya lebih berhati-hati sampai terdapat penjelasan tambahan mengenai keadaan perawi tersebut.
Perbedaan dengan majhul
Majhul al haal adalah perawi yang diketahui identitasnya tetapi tidak diketahui keadaan penilaiannya. Sedangkan majhul secara umum dapat merujuk kepada perawi yang informasi tentang dirinya sangat sedikit, termasuk yang tidak diketahui identitas atau keberadaannya.
مَجْهُولُ الْحَالِ
Penilaian terhadap seorang perawi membutuhkan penelitian terhadap riwayat hidup, kredibilitas, dan ketelitian dalam meriwayatkan hadis.
Kajian ilmu jarh wa ta'dil