Hadis mutawatir merupakan salah satu pembagian hadis berdasarkan jumlah jalur periwayatan. Sebuah hadis disebut mutawatir apabila diriwayatkan oleh banyak perawi pada setiap tingkatan sanad dengan jumlah yang menurut kebiasaan tidak memungkinkan mereka bersepakat atas suatu kebohongan.
Pengertian Hadis Mutawatir
Kata mutawatir berasal dari kata Arab تواترyang bermakna datang secara berturut-turut atau beriringan. Dalam ilmu hadis, istilah ini digunakan untuk menunjukkan riwayat yang memiliki banyak jalur penyampaian.
Para ulama memberikan beberapa rincian mengenai batas jumlah perawi dalam hadis mutawatir. Namun, ukuran utamanya bukan hanya jumlah, melainkan kondisi periwayatan yang menghasilkan keyakinan bahwa riwayat tersebut tidak mungkin merupakan hasil kesepakatan dusta.
Ciri-ciri hadis mutawatir
- Diriwayatkan oleh banyak perawi pada setiap tingkatan sanad.
- Jumlah dan kondisi para perawi menghasilkan keyakinan bahwa mereka tidak mungkin sepakat untuk membuat suatu riwayat palsu.
- Riwayat tersebut berdasarkan sesuatu yang diketahui melalui penyampaian langsung, seperti mendengar atau melihat.
Rangkaian sanad
Gambaran umum jalur periwayatan hadis mutawatir:
- Rasulullah
- Shahabat
- Tabi'in
- Tabi'ut Tabi'in
- Perawi (banyak perawi)
- Penyusun Hadits
الْحَدِيثُ الْمُتَوَاتِرُ مَا رَوَاهُ جَمْعٌ عَنْ جَمْعٍ تُحِيلُ الْعَادَةُ تَوَاطُؤَهُمْ عَلَى الْكَذِبِ
Kedudukan hadis mutawatir
Hadis mutawatir memiliki kedudukan yang tinggi dalam pembahasan ilmu hadis karena banyaknya jalur periwayatan menjadi faktor kuat dalam penerimaan riwayat tersebut.
Hadis mutawatir adalah hadis yang diriwayatkan oleh sejumlah besar perawi pada setiap tingkatan sanad sehingga menurut kebiasaan mustahil mereka bersepakat atas kedustaan.
Pembahasan ulama hadis mengenai hadis mutawatir